WALI ALLAH PENJUAL KAYU BAKAR

03/11/2021 | 138 kali
Blog

Abul Abbas Al Munaji merupakan ulama yang amat zuhud. Sehari-hari, beliau mencari kayu bakar untuk dijual ke pasar. Sementara hasil jualan itu, digunakan makan keluarga dan para santri yang mengaji padanya. 

Santri Abul Abbas jumlahnya sangat banyak sekali.

Tapi, tak ada satupun dari mereka yang tahu mata pencaharian Abul Abbas, selain hanya mencari kayu bakar.

Padahal, tiap hari beliau memberi makan banyak santri. 

Syahdan, suatu hari saat Abul Abbas dalam perjalanan memanggul kayu bakar di kepalanya, seorang lelaki mendatanginya.

Lelaki itu bermaksud memberi Abul Abbas sekantung uang.

Namun Abul Abbas menolak dan berkata, "anakku, demi Allah, aku tidak butuh uang itu, dan aku tak akan menyentuhnya". 

Lelaki itu terus merengek dan memohon agar Abul Abbas mau menerima uang tersebut.

Dia berharap uang itu bisa meringankan biaya hidup Abul Abbas. 

Namun Abul Abbas kembali berkata :
"Sesungguhnya Allah menjaga para kekasihnya. Allah mencukupkanku dengan seikat kayu yang aku bawa ini. Seorang hamba Allah bisa saja berkata pada kayu bakar ini, 'jadilah kamu emas, dan ia akan menjadi emas!'". 

Benar.
Saat itu juga, seikat kayu bakar yang beliau bawa berubah menjadi emas yang berkilauan.

Abul Abbas segera cepat-cepat melakukan revisi dan berkata pada seikat kayu tadi :
"aku hanya membuatmu sebagai contoh. Sekarang, jadilah seperti semula!". 

Kayu bakar itu pun kembali seperti semula.

Sementara lelaki yang ada di hadapannya, yang semula ingin memberinya uang, terdiam dan tak mampu berkata-kata, saking terkejutnya. 

SUMBER : Kitab Tuhfat Al Ahbab karangan Imam Al Sakhawi

اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ

Artinya: Ya Allah, akhirilah hidup kami dengan Islam, akhirilah hidup kami dengan membawa iman dan akhirilah hidup kami dengan husnul khotimah.

 


Share:
Berita & Artikel Lainnya